Browsing This
AToM : Ethernet VLAN
![]() |
AToM adalah salah satu aplikasi MPLS yang penting. AToM merupakan solusi untuk mengantarkan frame layer 2 sepanjang jaringan MPLS. Dengan AToM, Service Provider dapat memberikan konektivitas antar site customernya yang memiliki layer 2 eksisting, cukup dengan satu buah infrastrukur jaringan yang berbasis MPLS.
Kata ‘any’ pada AToM terdiri dar i ATM (Cell relay, AAL5), Frame Relay, PPP, HDLC, ethernet, serta ethernet VLAN. Yang dibahas di sini adalah ethernet VLAN over MPLS.
Secara singkat, konsep EoMPLS adalah sebagai berikut :
PE ingress dan PE egress menggunakan virtual circuit (VC) sepanjang jaringan MPLS untuk mentransportkan frame layer 2 customer.
Contoh Implementasi
Misal, sebuah SP ingin menghubungkan network customer Z yang terdapat pada dua buah site, A dan B. Pada masing-masing site, customer Z terhubung ke sebuah switch. Dari switch, trafik customer Z diarahkan ke PE dengan VLAN ID 500. Konfigurasi end-to-end Ethernet VLAN over MPLS terdapat di PE1 dan PE2.
![]() |
Pertama, tentu saja konektivitas MPLS harus dipastikan berjalan dengan baik. Konfigurasi MPLS pada PE1 dan PE2 tidak dibahas di sini.
SW1 :
!
interface FastEthernet0/23
description Site A dari Customer Z
switchport access vlan 500
switchport mode access
end
SW2 :
!
interface FastEthernet0/24
description Site B customer Z
switchport access vlan 500
switchport mode access
end
PE1 :
!
interface GigabitEthernet0/2.500
encapsulation dot1Q 500
mpls l2transport route 10.1.2.3 12345
end
PE2 :
!
interface GigabitEthernet2/4.500
encapsulation dot1Q 500
no snmp trap link-status
xconnect 10.1.2.4 12345 encapsulation mpls
end
Untuk router PE. Pertama, dibuat dulu subinterfacenya. Kemudian, assign dengan VLAN sesuai yang digunakan customer. VLAN ID antara subinterface router dengan VLAN switch (bisa juga router CE) harus sama. ‘mpls l2transport route’ digunakan untuk membentuk VC dengan router MPLS lawannya. Berikan IP router lawannya, misalnya IP interface loopback0. Lalu, berikan VC ID. VC ID ini sebagai identitas VC yang digunakan. VC harus unik, dan harus sama antara kedua router PE.
Pada PE2, perintahnya bukan ‘mpls l2transport’, tapi ‘xconnect’. Ini masalah perbedaan IOS saja. Tapi fungsinya sama (CMIIW). Yang penting, enkapsulasi yang digunakan harus sama, yaitu MPLS.
Verifikasi
Gunakan perintah berikut :
PE1#sh mpls l2transport vc 12345 detail
Local interface: Gi0/2.500 up, line protocol up, Eth VLAN 500 up
Destination address: 10.1.2.4, VC ID: 12345, VC status: up
Output interface: Gi5/1, imposed label stack {173935 5014}
Preferred path: not configured
Default path: active
Next hop: 10.1.2.7
Create time: 01:28:14, last status change time: 01:28:14
Signaling protocol: LDP, peer 61.5.15.198:0 up
MPLS VC labels: local 4336, remote 5014
Group ID: local 0, remote 2
MTU: local 1500, remote 1500
Remote interface description:
Sequencing: receive disabled, send disabled
VC statistics:
packet totals: receive 2637, send 0
byte totals: receive 189864, send 0
packet drops: receive 0, send 0
Contoh di atas hanya gambaran (terlalu) sederhana dari AToM untuk ethernet (tipe VLAN). Bagaimana bila terdapat beberapa site customer? Bagaimana bila kita ingin mentransportkan satu ethernet port secara utuh? Bagaimana bila kita ingin melakukan QinQ di AToM? Semoga bisa lanjut.
Referensi :
Any Transport Over MPLS. www.cisco.com
MPLS Fundamentals. Luc De Ghein. Cisco Press. 2007



